Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Sunday, March 21, 2010

Moon & Stars


Malam ini
kulihat kawanan bintang terang benderang
bersama sang bulan ia menyinari gelapnya malam
Bulan yang begitu indah
bersama dengan bintang
sungguh indahnya malam ini
Sudah lama aku merindukan malam seperti ini

Biasanya di malam-malam sebelumnya
Yang kulihat hanya awan mendung
yang menutupi indahnya malam
tapi malam ini sungguh berbeza
Malam yang sangat kurindukan
Menemani kesendirianku

Aku bersyukur kepada Allah
Yang telah menciptakan malam yang Indah
Rasanya
Ingin terus kurasakan malam yang indah ini
walau rasa kantuk menyerangku.

Bintang yang menari
Dan bulan yang percaya diri menyinari bumi
Ditemani nyanyian sang jangkrik yang merdu
Indah betul malam ini
Sungguh
Malam ini sungguh indah

Friday, March 19, 2010

Masanya Akan Tiba


Masanya Akan Tiba
(buat kekasih)

masanya akan tiba
untuk kita bersua
bersama merentas dunia
yang penuh liku dan gelora

waktunya akan tiba jua
untuk kita duduk bercerita
luangkan sedikit masa
bertukar kisah duka
mengongsi beban semasa

kita ada masa
untuk setiap agenda
perlu apa terburu - buru
mengejar sesuatu
yang belum tentu

masanya akan tiba
untuk segala acara
tapi sehingga waktu itu
kita umpama penunggu
dibebani rasa cemburu
melulu

Tuesday, February 16, 2010

Belasungkawa Sahabat


aku seperti kembali nampak
engkau berlari
aku seperti kembali lihat
engkau tersenyum dan ketawa
gigi yang putih berbaris teratur
hati yang bersih memancar di wajah yang luhur

kita pernah bersama
berlari di padang berjalur
engkau mendahului
sedang kami membontoti

kita pernah bersama
makan dari satu kawah dan kuali
engkau membesar tinggi
sedang kami sekadar begini

kita pernah bersama
meniti remaja di koridor hidup yang sempit
mengulit mimpi dalam dormitori yang padat
mencari dan mengenal diri di atas bumi tanjung yang sarat
dengan memori

kawanku
aku masih nampak kau berlari
berlari meninggalkan kami
dan seperti biasa
kau masih mendahului kami
berlari ke pangkuan Ilahi


*ALLAH selamat sejahterakanlah Ruh Allahyarham Zulkifli Bin Ismail (duduk di tengah), amiin!
Puisi tulisan Iskay IK.

Sunday, February 7, 2010

Di Luar Tatacara


kemesraankah
yang kau idamkan
dariku
yang kurang petah berbahasa?

kelembutankah
yang kau impikan
dariku
yang celaru
dan serba tak kena?

mungkin aku takkan mampu menyaingi
ketulusan sang romantis yang kau impi
kerana aku lelaki
di luar tatacara
aku tak bisa
hadir di pentas ini
dan mengikut rentak mereka
yang terlalu biasa
terlalu leka
dipukau himbauan fatamorgana
menjadi boneka dunia

Saturday, January 30, 2010

Katalis


dimuntahkannya derita
melalui pena sengsara
diwarnakannya cerita
dengan tinta merah menyala

setelah keluar
dari kepompong rindu
sang romantis
yang kebanjiran ilham
melakar dunia lukanya
dengan syair gelora

Thursday, November 5, 2009

Hujan Turun


Hujan turun
sepanjang waktu
aku berdiri kaku
menunggu
di anjung rindu

hujan turun
sepanjang hari
menemani ngilu hati
sebagai penyendiri

hujan turun di luar
membanjiri taman perumahan
kota metropolitan
hujan turun
di dalam diri
membasahi emosi
sebagai penanti

hujan turun
tanpa henti
meruntun silu
menggegar kalbu

Sunday, November 1, 2009

Fragmen Cinta

telah tertambat
kedua hati mereka
lalu tercantum
menjadi bebenang kasih
yang mesra

tasik kasih
yang dulunya kekontangan
kini dibanjiri
air penawar
bakal menyirami
taman cinta
yang akan dibina

si jejaka
yang dulunya liar
dan kasar
telah ditawan
tangkai hatinya
oleh sang puteri
dengan senyum manja
tingkah penuh sopannya

telah disatukan
kedua hati mereka
dalam tautan sayang
yang membahagiakan

semoga fragmen cinta ini
bakal disudahi
dengan ikatan rasmi
dalam kemakmuran abadi

Friday, October 30, 2009

Aller-Retour (Angouleme-La Rochelle)


Seiring perjalanan
ada jalur-jalur kuning
ada cebis-cebis cahaya
dari sinar mentari

Seiring perjalanan
ada ladang-ladang
ada binatang ternakan
berselang kawasan kediaman

Seiring perjalanan
ada bunyi-bunyian
dari lingkaran rel
berbaur suara perbualan

Seiring perjalanan
ada kerlipan lampu
ada lambaian dan senyum
dari yang menanti
dan yang dinanti

Seiring perjalanan
ada ingatan kukuh tersimpan
ada kenangan datang meneman
ada harapan
pada tujuan

Kenari Terlupa Jalan Pulang


satu senja
para penghuni kota
dikejutkan kehadiran
sekumpulan sang kenari
yang berlegar di ruang angkasa
seakan mencari arah hala

rupanya
sang kenari terlupa jalan pulang
kerana sewaktu pemergiannya
dia berpandu kehijauan alam

kebingungan
sang kenari
melayang rendah
tak jemu mencari arah

sang kenari
terus berlegar-legar
tanpa haluan
alamnya kini dicabul
dan hijau telah pergi

aduhai sang kenari
kau kehilangan arah
di celah-celah konkrit dan besi
juga kenderaan berbagai reka
yang mengeluarkan asap hitam berbunga
untuk segala bentuk bencana

benarkah
sang kenari terlupa jalan pulang
tanya seseorang di ibu kota
atau kita yang menyesatkan
hala laluannya ?

(Mingguan Malaysia 25/07/98)


Thursday, July 16, 2009

Thank You, My Friend


thanks for being there
everytime I feel empty
thanks for your warmth
each time you treat me
thanks for the smiles
that I'll always cherish... :)

thanks for the kindness
which nothing could replace
thanks for the trust
that I won't betray

thanks for telling me
the reasons we live
thanks for consoling me
from my sorrows
thanks for making my life
a passage of remembrances

thank you
for being my friend.